Ujian

​Ujian. 
​Di sebuah ruangan ujian. Tak ada pengawas. Tak ada joki. Tak ada contekkan.

Tapi aku punya seorang kawan.

Kawan yang setia menunggu diluar ruangan hingga ujian berakhir,, yang tidak henti hentinya berdoa dn berharap aku lulus dalam ujian kali ini.

Tapi ada yang tidak ku ketahui, ternyata dia ada ujian juga di waktu yang sama.

Dan tentu saja,, hasil akhirnya kalian sama2 tahu. 

Kami belum lulus ujian kali ini.

Aku mengikuti ujian “menjadikan Nafsu sebagai Musuh abadi” sementara 

Kawanku seharusnya mengikuti ujian “menyuburkan jiwa yang dilanda kekeringan bertahun-tahun”

Edisi : #RoadToRamadhan

030517 — di Catatan Kaki Jo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s