Bias Memoar

Apa Kabar? Entahlah..

Setiap hari, ah tidak juga.., mungkin sekali seminggu atau sebulan Aku bangun dengan perasaan yg sangat berat Seakan malam itu Aku berada dalam dimensi lain.. 

Mencari seseorang yang telah lama hilang.

Melihat Hutan telah terbakar tak mungkin bertanya pada pepohonan.

Pedesaan telah menjadi kota, hiruk pikuk kendaraan bermotor dan mesin industri merusak resonansi ingatan tentangmu.

Ombak tak lagi menyapa kaki, talud Pantai menjadi pembatas. Tak ada lagi tawa lepas berkejaran di tepi laut. Aku tak menemukanmu disini.

Pasar menjadi Gelap dan Sunyi, Ruko dan Supermarket berdiri kokoh dengan angkuhnya, Memancarkan gelombang elektromagnetik yang menarik para wanita separuh baya, remaja dan anak-anak. Gaya hidup telah berubah. Mengaburkan pandanganku diantara keramaian. Aku tak melihatmu juga.
Kemudian tibalah aku di bangunan tempatmu bersekolah Lapangan upacara seakan disulap menjadi kandang.. Kotoran kambing berserakan.Bangku dan meja berhamburan diluar kelas, rusak Tak terurus, Cat Dinding telah kusam dan mengelupas, Plafond berjatuhan menelanjangi kerangka atap yang telah di makan rayap.

Kemudian disana…

Di sudut ruang kelas.. kudengar tangisan. Semakin keras.. .

Aku mendekat…  Aku Menemukanmu.

Namun kau menatapku,,, marah.

Ku coba memberanikan diri bertanya

“Apa kabar masa lalu?”

Satu kata belum terucap

Maaf.

:::: dicatatankakijo ❤ 24072016 ::::

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s