Pelajaran Moral Episode Jeruk

Wangi Jeruk ini menyeruak diantara aroma keheningan malam

Kau dan Aku duduk, menyantapnya kemudian tersenyum dalam benak

Jeruk,,

mungkin kedengaran sepeleh

tapi sembari memberi kami, mata wanita paruh bayah itu begitu binar penuh kasih

Dunia mungkin tak secerah mentari,

namun malam kita masih diselimuti Bintang-bintang yang selalu setia berpendar di luasnya langit

ya,, Kau dan Aku begitu beruntung ditengah hiruk pikuk dan kusutnya Negeri.

Terimakasih Tuhan. Tiada Nikmat Seindah NikmatMu

*catatan ini terbit diantara rasa syukur akan beberapa biji Jeruk sambil mengamati Keterpurukuan Rupiah dan Bangsa Asing berbondong-bondong secara gerilya maupun terang-terangan menunjukkan maksudnya 😀

DicatatanKakiJo_25082015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s