MERICA INI MEMBUNUHKU

pukul sepuluh lewat sebelas….

ada senandung bunyi yang tak terelakkan lagi, artis kampung tengah mendendangkan lagu jenis baru aliran rock keroncong…
sekonyong-konyong,,, aroma yang ku kenal,,, hmm.. aroma mie pangsit warung sebelah menyembur nyembur lewat udara,, campuran mie,ayam,sawi,kerupuk, kecap, jeruk nipis, garam, lombok,bawang putih, daun bawang, dll tidak ketinggalan si rempah merica membuat suasana konser
jadi tak karuan..
usus-usus mulai main dorong,, satpam lambung turut mengamankan, namun pasukan dari kedua ginjal tak mau kompromi,,,,
panca indera ku tiba-tiba tergerak oleh semangat yang berkibar dari persatuan kampung tengah…

Kaki ini melangkah dengan ringannya sementara otak sibuk berpikir tentang ada tidaknya dana untuk menenangkan warga kampung tengah…

bibir pun berbicara ‘mas,,,, mie pangsit nya satu y’
diikuti
sorak kegirangan dari warga kampung tengah dan sekitarnya….

seporsi ‘Mie Pangsit’ tiba….
dilahapnya satu persatu……….
mie…..
krupuk..
ayam..
sawi,,,
bumbu-bumbu yang lain tercampur dengan apiknya….

keuali satu…………. ‘si Rempah MERICA’
dengan lugunya dia menampakkan diri utuh tanpa retak sedikitpun   Warna hitam pula…
satu butir………
dua butir……….
tiga butir………
setengah butir…..
tiga per empat butir………

alhasil…………….
air minum kering ditempat…    kampung tengah kegerahan
otak not responding

merica oh merica…..
pertama kalinya overdosis gara-gara merica
merica ini telah benar-benar meracuniku

merica oh merica…
kau membunuhku….

 

-DicatatanKakiJo_240410-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s