Mawar Cokelat

Dia berjalan-jalan ditaman bunga itu
dikala matahari hampir menutup matanya

hamparan mawar merah, kuning, biru, dan putih
tangkai daun dan kelopak yang segar dengan mahkota-mahkota yang seakan tersenyum menanti datangnya rembulan
dia pun terbawa oleh keindahan yang luar biasa..

sampai ditepi taman dia berhenti..
air sungai yang mengalir dengan damainya ke muara membawa sejumlah mawar bersamanya

tertegun dengan pemandangan didepannya,,
tangkai yang bungkuk, daun yang kering, kelopak-kelopak yag telah keriput
Rona senyuman yang telah hilang dari mahkota-mahkota itu..

bukan merah, kuning, biru, atau putih..
tapi cokelat
ya mawar cokelat
mawar yang pernah memberikan segala keindahan untuk taman ini…

 

DicatatanKakiJo_160610
atas permintaan seorang sahabat
kisah dibalik mawar cokelat..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s